Kamis, 25 April 2019

(Film Horor) Sunyi, Ketika Isu Perundungan Kembali Disuarakan


Sumber : Instagram.com/filmsunyi 

Dear Women,

Setelah terakhir kali merekomendasikan film lokal bertajuk drama berjudul Mantan Manten, kali ini aku kembali datang untuk merekomendasikan film buat kamu, pecinta genre horor. Namun, tidak hanya kehororan yang menjadi unique value dari film ini, namun juga isu sosial yang diangkat, yaitu perundungan, atau bullying terhadap anak-anak. Apalagi, di era industri 4.0 dimana teknologi tengah digandrungi oleh anak-anak usia produktif saat ini atau milenial, mengakibatkan perundungan kian marak tidak hanya secara fisik, namun psikis melalui sosial media. 

Film Sunyi diproduseri oleh Manoj Punjabi. Mendengar Manoj Punjabi pasti sudah tidak asing lagi kan women? Manoj Punjabi ini terkenal semenjak Film Ayat-ayat Cinta pada tahun 2008 muncul di khalayak perfilman Indonesia. Selain Sunyi, beberapa film horor yang pernah diproduseri oleh beliau adalah Mati Anak (2019), Danur 2: Maddah (2018), Alas Pati (2018), Gasing Tengkorak (2017) dan Ruqyah (2017)

Sedangkan Sunyi, yang merupakan film genre horor adaptasi pertama di tahun ini yang terinsipirasi dari film Korea berjudul Whispering Corridor yang tayang di era 1998. Whispering Corridor ini memang mengangkat tema isu perundungan, karena kita semua tahu bahwa perundungan di negeri gingseng tersebut memang mengakar kuat, dan masih terus berusaha untuk dihilangkan hingga era sekarang. Tidak hanya perundungan, kekerasan pun kerap mewarnai dunia pendidikan yang seharusnya tempat menimba ilmu dengan penuh keceriaan. Sudah menonton? Latar era tahun 90-an sangat mendukung suasana menyeramkan di film ini.
Whispering Corridors Original Version
Sumber: Imdb.com
Maka, di Indonesia sendiri kita juga harus mulai terus menggaungkan gerakan untuk pemberhentian perundungan terhadap anak. Anak-anak memiliki keistimewaan masing-masing. Bila ia tidak unggul dalam suatu bidang, maka ia akan memiliki kemampuan lebih pada bidang lainnya. Tak pelak, perundungan akan semakin marak bila anak-anak tidak memahami keistimewaan satu dengan lainnya.

Apalagi senioritas yang kerap disalahgunakan. Konsep senioritas yang mengakar kuat di Indonesia, telah menimbulkan suatu konsep pergaulan yang mengkhawatirkan. Senioritas yang bukan didasarkan atas keteladanan, namun bergeser kepada keangkuhan dan bermuara ke penjatuhan harga diri. Mereka tidak menyadari dampak buruk akibat tindakan yang kerap kali dianggap sebagai ajang untuk pamer, merasa dirinya paling hebat diantara anak-anak lainnya bahkan juga dianggap sebagai bahan candaan sangat tidak etis diterapkan dalam lingkungan sekolah sebagai institusi pendidikan, juga tidak di lingkungan manapun. 

Bagaimana penggambaran pesan moral tersebut melalui Film Sunyi? Dan Siapa saja pemeran dari Film Sunyi? Wah, rupanya aktor-aktris muda saat ini tengah gencar melalu lalang di layar film nih, 
  • Angga Yunanda sebagai Alex
    Sumber : Instagram.com/filmsunyi 
  • Amanda Rawless sebagai Maggie
    Sumber : Instagram.com/filmsunyi 
  • Naomi Paulinda sebagai Erika
    Sumber : Instagram.com/filmsunyi 
  • Teuku Rizky sebagai Fahri
    Sumber : Instagram.com/filmsunyi 
  • Arya Vasco sebagai Andre
    Sumber : Instagram.com/filmsunyi 


Film Sunyi resmi tayang di Indonesia pada 12 April 2019. Tidak hanya unsur horor dan mistis yang ditunjukkan, namun isu sosial yang sedang hangat dan diangkat dalam layar lebar inilah yang menarik. Pengemasan alur, sinematografi hingga latar belakang didukung kemampan akting para bintang muda seakan memberikan daya magis yang hmmmm, membuat penasaran. Jangan tanya adegan yang membuat spot jantung ya? Tak diduga, disangka dan dikira. Seruu banget apalagi nonton bareng sahabat kamu! Seperti aku ini, hehe. 
Bersama sahabat menonton Film Sunyi


Rekomendasi Film Horor Namun Sarat Makna untuk Kehidupan


Mumpung masih on showing, yuk ramaikan film lokal Indonesia di bioskop terdekat!!! 


Reaksi:

2 komentar:

  1. wah aku mah takut kalau nonton horor

    BalasHapus
    Balasan
    1. film horor kalau ditemanin sama orang spesial juga seru lo mbak tira, hihi. Salam kenal mbak tira, terimakasih sudah mampir blog saya

      Hapus