Rabu, 02 Januari 2019

Resolusi Gaya Hidup Sehat, Lasem Sky Garden Bisa Menginspirasi Kamu


Dear women,
Mengawali tahun baru, istilah "Resolusi" sering mendengung di telinga kamu. Kenapa resolusi? Karena resolusi sudah menjadi bagian dari agenda tahunan setiap manusia yang berusaha untuk menjadi yang lebih baik. Resolusi adalah target atau impian kamu yang ingin segera kamu penuhi. Resolusi yang berganti seiring pergantian tahun akan mengingatkan kembali target awal tahun lalu yang belum tercapai sepanjang tahun tersebut berjalan. Resolusi  menyangkut beberapa bidang kehidupan, mulai dari keuangan, karir, percitaan, hingga gaya hidup. Diantara kamu nih women, resolusi bidang/sektor mana nih yang belum tercapai?
Berbicara wanita, pasti resolusi greget beberapa diantaranya adalah karir, percintaan dan gaya hidup. Nah, kalau gaya hidup, apa iya masih melulu tentang diet? Coba ubah mindset dulu, bagaimana kalau dimulai dari gaya hidup yang sehat? Kita mulai mengenal beberapa terobosan untuk dapat hidup sehat meski kamu tinggal di wilayah perkotaan yang selalu diselimuti polusi dan lingkungan yang kurang sehat.
Lantas bagaimana biar resolusi gaya hidup sehat dapat tercapai? Pertama, Bisa dimulai dari memilah makanan yang dapat bermanfaat bagi tubuh kita untuk mendapatkan gizi terbaik, contohnya yang berasal dari tumbuhan-tumbuhan. Selama ini, bagi kamu women yang sering banget langsung melahap apa yang sudah di depan mata, mulai dari sekarang coba hindari pelan pelan dan sadari apa yang telah kita makan. Nah, buat kamu women,ada sebuah tempat yang aku rekomendasikan khusus buat kamu yang greget banget untuk mencapai resolusi gaya hidup sehat kamu di tahun ini!
Sajian Menu Sehat dari Lasem Sky Garden
Minggu lalu, untuk pertama kalinya juga aku mengunjungi sebuah kafe yang berkonsep vertical building, yaitu kafe yang memanfaatkan ruang atap. Yaitu Lasem Sky Garden. Beruntung karena aku turut dalam sebuah komunitas dan berkesempatan mereview kafe yang merupakan cabang pertama dari sang induk, dan baru resmi dibuka pada bulan Januari 2019.  Sang induk sendiri sudah berdiri di lokasi Jalan Kaliurang, sebelah utara Kota Yogyakarta.
Kafe ini berada di jantung kota penuh budaya dan pendidikan, yaitu Yogyakarta. Beralamatkan di Ngampilan, Yogyakarta rupanya, pemandangan yang tersaji dari kafe ini cukup indah. Spot kota yang semrawut justru seakan hilang ketika berada di bangunan lantai 2 ini, karena konsep dekorasi yang bagus dan tertata. Lumayan memberikan inspirasi menulis bagi para blogger, atau apapun pekerjaan yang sedang kamu hadapi dan membutuhkan konsentrasi tinggi sembari santai di sebuah kafe.


Sembari menikmati riuh suara kendaraan pada sore hari bertepatan dengan jam pulang kerja, aku mencoba membidik beberapa foto dengan sajian menu yang telah dihidangkan di kafe yang berada di lantai dua sebuah bangunan. Sambil menjelaskan sajian menu khas Lasem Sky Garden, pertama kali yang ditekankan adalah bahwa Lasem Sky Garden ini menggunakan bahan utama tumbuh-tumbuhan yang dipetik langsung dari kebun dan disajikan tanpa bahan pengawet.
Bumbu dapur yang digunakanpun dibuat sealami mungkin, karena sang pemilik, yaitu Ibu Pras ingin meyakinkan para pembeli nantinya bahwa ini adalah kafe yang sehat. Dengan bumbu dapur alami, makanan yang lezat dan bergizi pun dapat tercipta sehingga tubuh pun terasa segar dan sehat
Berbagai menu diolah oleh sang owner, ibu Pras yang telah mengikuti berbagai workshop khusus di bidang pengolahan makanan ini, salah satunya adalah Thailand. Nah, seperti apa sajian makanannya? Berikut beberapa bidikan menu ala Lasem Sky Garden yang membuat lidah kamu tergoda.    

  1. Nasi Bakar Telang
Nasi yang berwarna biru ini dihasilkan oleh pewarna alami dari Bunga Telang, langsung dipetik di lahan kebun sang pemilik. Bunga Telang berkhasiat mencegah kepikunan, karena dapat memperkuat fungsi otak. Di dalam nasi bakar, diisi dengan sambal matah bercampur kelapa. Bau khas yang menguar dari Nasi Bakar Telang bersumber dari kelapa dan kecombrang. Kecombrang sendiri juga kaya akan anti oksidan. Cocok disajikan dengan tempe dan telur mata sapi. Nyusssss!

  1. Lasagna “Auflauf”
Khusus pasta ala Lasem Sky Garden yang satu ini, dijamin tanpa campuran MSG. Lasagna disajikan dengan isian kelapa, kacang, kentang dan daging cincang. Sehingga buat kamu pecinta daging akan merasa “safe” ketika menyantapnya. Lemak dan Kalori? Seimbang.  

  1. Caesar Salad
Kalau Salad ala Lasem Sky Garden ini terdiri dari telur, roti tawar, berbagai sayuran termasuk daun gingseng. Daun gingseng memiliki manfaat menambah vitalitas, anti oksidan hingga mencegah diabetes. Saus Mayonase yang berteman dengan Caesar Salad juga dibuat sendiri oleh sang owner.

  1. Vegetable Salad, Dengan Saus Bumbu Dabu-dabu atau Kuah Kombucha
Salad sayur disajikan oleh dua kuah berbeda, yaitu bumbu dabu-dabu dan konbucca. Bumbu dabu-dabu sendiri adalah bumbu khas manado yang terdiri dari cabe, jeruk, bawang bombay dan rempah lainnya. Sedangkan kombucha, tanaman khas asia timur ini telah difermentasi sehingga dapat digunakan sebagai kuah salad atau minuman.

Urban Farming? Inspirasi Ala Lasem Sky Garden
Tahukan kamu women, bahwa Lasem Sky Garden dengan sajian menu sehat dari tumbuh-tumbuhan rupanya telah membuat sebuah konsep baru yang belum banyak dijumpai di Indonesia? Ya, Lasem Sky Garden merupakan kafe Urban Farming dengan vertical building. Urban Farming adalah gaya bercocok tanam tumbuh-tumbuhan dengan memanfaatkan kebun/halaman sebagai lahan produktif pertanian di sebuah lahan sempit, disingkat menjadi LASEM.

Ibu Pras melihat bahwa di dunia ini, lahan memang semakin sempit. Ruang semakin sesak dan harus berbagi dengan berbagai kepentingan primer. Sehingga, bahan pangan semakin susah dicari apabila lahan untuk pertanian tergusur. Maka, urban farming ini adalah trik jitu untuk tetap dapat mendapatkan bahan dasar untuk membuat pangan, dan disulap menjadi sajian menu sehat namun tetap enak dan mengenyangkan.

Itulah mengapa, dekorasi dari Lasem Sky Garden ini mampu membuat para pengunjung akan betah nantinya, meskipun berada di tengah hiruk-pikuk suasana kota. Konsep Urban Farming yang tercipta, dengan dekorasi berbagai jajaran pot tanaman tumbuh-tumbuhan pangan akan menambah sejuk para pengunjung.

Ibu Pras pun akan dengan senang hati berbagi tips bagaimana menanam tanaman dengan konsep urban farming ini. Menurut beliau, dengan menanam berbagai macam tanaman apalagi tumbuh-tumbuhan sebagai bahan dasar membuat makanan, maka ketergantungan akan impor bahan dari negara lain akan semakin berkurang. Secara tidak langsung juga, konsep ini mendukung ketahanan pangan negara loh women!

Bagaimana, tertarik? Semoga ulasan ini dapat membuat resolusimu terwujud ya? Kamu bisa memulai dari mencoba menu makanan sehat, atau sekaligus turut mencoba konsep bercocok tanam dengan urban farming. Semoga bermanfaat.

Salam,